Tangerang Raya

Minta PGI Banten Cetak Atlet, Andika: Pemprov Siap Support

TANGERANG -Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Golf Indonesia (PGI) Banten di Modern Golf & Country Club, Kota Tangerang, Minggu (15/3). Kepada pengurus terpilih, Andika meminta agar mampu mencetak atlet golf berprestasi yang dapat mengharumkan nama Banten di kancah golf Nasional maupun Internasional.

“PR pengurus baru adalah bagaimana mampu mencetak atlet golf Banten yang berprestasi di Nasional. Syukur-syukur Internasional,” kata Andika.

Dikatakan Andika, Pemprov Banten siap mendukung upaya PGI dalam upaya tersebut, baik melalui KONI (Kesatuan Olahraga Nasional Indonesia) Banten maupun secara kebijakan sesuai dengan kewenangan. “Kami bersama DPRD sepakat untuk mendorong penciptaan generasi muda yang berprestasi di semua bidang, termasuk di olahraga seperti golf,” lanjutnya.

Ketua Pengda PGI Banten terpilih, Sahruji, sebelumnya mengakui jika pihaknya akan memprogramkan pencetakan atlet golf muda di Banten. “Kami akan merancang rekrutmen hingga pelatihan dalam upaya mencetak atlet golf muda berprestasi yang akan membawa nama Banten,” katanya.

Terkait itu, kata Sahruji, pihaknya meminta dukungan dari semua stake holder golf di Banten, mulai dari pemda, DPRD, induk organisasi olahraga hingga pehobi golf. “Utamanya kami mohon dukungan dari masyarakat Banten dalam upaya mencetak atlet tersebut,” imbuhnya.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGI Antoni Chandra yang hadir melantik Pengda PGI Banten mewakili Ketua Umum PB PGI, Murdaya Widyawimarta mengakui, jika olahraga golf belum sepopuler olahraga lainnya di kalangan masyarakat umum. Oleh karena itu, dia mengaku, pihaknya bersama pengda-pengda saat ini tengah gencar mensosialisasikan golf di kalangan anak muda sebagai bibit atlet. “Mungkin karena imejnya golf itu sebagai olahraga yang mahal. Padahal sesungguhnya sebagai olahraga prestasi tak kurang pentingnya golf ini sebagaimana olahraga-olahraga prestasi lainnya,” kata dia.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Banten Andra Soni, Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim dan Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo. (*)

Pada tanggal Sel, 3 Mar 2020 14.53, Paksi Turner menulis:
Ada Pawai Budaya, Pembukaan MTQ VII Banten Lebih Meriah

SERANG – Panitia MTQ XVII Provinsi Banten 2020 menjanjikan acara pembukaan akan lebih meriah di banding acara serupa pada ajang MTQ tahun sebelumnya di Kota Tangerang. Pasalnya, pada pembukaab MTQ yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan tersebut, akan diselenggarakan pawai budaya Islami.

“Tahun lalu kan enggak ada (pawai budaya) karena pertimbangan waktu. Tahun ini Insya Allah akan ada pawai budaya bernuansa Islami, jadi pasti akan lebih meriah,” demikian diungkapkan Ketua Panitia MTQ XVII Provinsi Banten Sholeh Hidayat usai melaporkan persiapan acara tersebut kepada Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di ruang kerja wagub, Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (3/3).

Diungkapkan Sholeh, pawai buday akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten. Pawai akan dilakukan sore hari sebelum acara seremoni pembukaan MTQ di arena MTQ yakni Lapangan Sunburst BSD City. “Sekitat ba’da Ashar pas hari pembukaan yaitu tanggal 23 Maret,” ujar mantan Rektor Untirta yang juga mantan Ketua PW NU Banten tersebut.

Sholeh optimistis penyelenggaraan seremoni pembukaan MTQ kali ini akan lebih semarak di banding tahun sebelumnya di Kota Tangerang, mengingat tuan rumah MTQ kali ini adalah juga juara umum MTQ tahun sebelumny, yakni Kota Tangerang Selatan. “Secara psikologis tuan rumah punya target sendiri untuk mensukseskan acara ini,” imbuhnya.

Diungkapkan lebih jauh oleh Sholeh, pada hari pembukaan tersebut selain akan diselenggarakan pawai budaya juga akan dilakukan secara simultan agenda-agenda lainnya seperti pembukaan baazar di arena MTQ serta pelantikan dewan hakim. Secara keseluruhan, kata Sholeh, MTQ kali ini akan diselenggarakan selama 5 hari yakni sampai dengan 27 Maret 2020. Adapun jumlah peserta adalah 520 orang dari 8 kabupaten/kota yang akan berlomba di 12 cabang. “Tahun ini ada penambahan 1 cabang, cabang hadis kalau tidak salah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berpesan agar panitia mewaspadai musim hujan dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini. “Kebetulan kan ini berbarengan dengan musim hujan, dan penyelenggaraannya kan ini juga outdoor. Jadi hal-hal seperti ini perlu dapat perhatian agar acaranya bisa sukses,” kata wagub.

Lebih jauh wagub mengaku, dirinya dan Gubernur Banten Wahidin Halim sangat mendukung terhadap event MTQ mengingat fungsinya sebagai syiar agama Islam. “Terbukti hibah pemprov tahun ini untuk LPTQ (lembaga pengembangan tilawatil Quran Provinsi Banten) sekitar Rp 18 miliar, dan setengahnya itu untuk MTQ,” ujar wagub. (*)

Pada tanggal Sen, 2 Mar 2020 14.30, Paksi Turner menulis:
Wagub Banten Ingatkan Sekda Tak Beda-bedakan Anak Buah

SERANG – Setelah pada apel sebelumnya mengingatkan dengan nada tinggi kepada jajaran OPD Pemprov Banten untuk memperbaiki pelaporan kepada pimpinan serta koordinasi dengan sejawat, kini giliran pimpinan tertinggi para ASN tersebut, yakni Sekretaris Daerah, Al Muktabar, yang mendapatkan peringatan dari Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy agar dapat berlaku objektif dalam meminpin anak buahnya.

“Saya ingatkan Pak Sekda sebagai komandan para ASN di Pemprov Banten untuk tidak membeda-bedakan perlakuan atau penilaian terhadap semua anak buahnya,” kata Andika dalam amanatnya pada apel awal bulan Maret ASN Pemprov Banten di Lapangan Sekretariat Daerah Pemprov Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (2/3).

Selanjutnya wagub juga meminta sekda untuk mengoptimakan fungsi para asisten daerah (Asda) dalam berkoordinasi dengan OPD sesuai dengan kewenangan dan garis koordinasi para asda masing-masing terhadap OPD.

Berikutnya, secara umum, wagub mengingatkan kepada OPD untuk tidak memiliki proyeksi sendiri yang keluar dari proyeksi kepala daerah. Menurut Andika, tidak ada yang namanya visi-misi OPD di Pemprov Banten, melainkan yang ada hanya visi-misi gubernur dan wakil gubernur.

Untuk mengingatkan mengenai visi-misi gubernur dan wakil gubernur tersebut, wagub bahkan sampai merasa perlu untuk memanggil kepala OPD dan beberapa ASN maju ke depan melafalkan visi-misi tersebut. Setelah memanggil-manggil beberapa lama, akhirnya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Endrawati, mewakili kepala OPD dan beberapa orang staf ASN maju ke depan.

Endrawati kemudian dengan lancar melafalkan visi-misi gubernur-wakil gubernur banten 2017-2022, Wahidin Halim-Andika Hazrumy sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Disebutkan Endrawati, visi tersebut adalah mewujudkan Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah. Adapun misinya adalah menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance):
membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur; meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas. Berikutnya,
meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas; dan.
Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Sebelumnya, wagub juga sempat mengklarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan dirinya marah besar saat apel sebelumnya. Menurut wagub, dia belum marah, melainkan hanya mengingatkan. “Karena tidak mungkin orang marah tanpa sebab. Jadi saya kemarin itu hanya mengingatkan, jangan sampai saya marah,” kata Andika.

Untuk diketahui, pada apel sebelumnya Andika dengan nada tinggi mengingatkan terkait tidak jelasnya berbagai laporan dari anak buah kepada pimpinan di lingkungan Pemprov Banten. Andika menyebut, kasus ditugaskannya beberapa staf di OPD untuk menjalani pelatihan manajemen keuangan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu sebagai contoh tidak adanya koordinasi antar OPD dan tidak adanya pelaporan yang jelas kepada pimpinan. Andika juga menyemprot sejumlah OPD karena dinilai tidak bekerja dengan baik terkait penanggulangan pasca-bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak. (*)

Pada tanggal Rab, 26 Feb 2020 18.32, Paksi Turner menulis:
Tatu Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Banten Lagi, Andika: Bukti Soliditas

SERANG – Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah terpilih secara aklamasi kembali memimpin partai tersebut di Provinsi Banten untuk periode kedua. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa 1 DPP Golkar Andika Hazrumy menyebut terpilihnya kembali Tatu tersebut sebagai bukti soliditas kader dan pengurus Partai Golkar di Banten.

“Saya kira ini bukti bahwa Golkar di Banten solid. Semua berpikir untuk kepentingan partai, bukan kepentingan pribadi atau kelompok,” kata Andika yang juga Wakil Gubernur Banten tersebut usai menghadiri Musyawarah Daerah ke V DPD Partai Golkar Banten di Hotel Ratu Horison Ultima , Kota Serang, Rabu (26/2). Disaksikan Wakil Ketua DPP Golkar Roem Kono, Andika membuka Musda yang dihadiri oleh seluruh pengurus DPD Golkar Banten dan DPD Golkar Kabupaten/Kota di Banten.

Menurut Andika, soliditas kader dan pengurus yang tercermin dalam Musda sehingga terpilihnya Tatu secara aklamasi merupakan modal kuat bagi partainya untuk menghadapi Pilkada serentak 2020 yang di Banten akan digelar di 4 kabupaten/Kota. Keempatnya adalah Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang di mana Tatu saat ini juga masih menjabat sebagai bupati.

“Dengan modal ini kami optimos bisa meraih kemenangan di Pilkada sebagaimana diamanatkan DPP,” kata Andika lagi.

Andika melanjutkan, bahwa amanat DPP adalah menang di 4 kabupaten/kota tersebut dengan mengusung kader baik sebagai calon kepala daerah maupun wakilnya.

Menurut Andika, Golkar di Banten bersama dengan Golkar Jawa Barat ditargetkan meraih kemenangan di semua Pilkada kali ini sebagai bekal untuk memenangi Pemilu 2024. “Dan target DPP tidak main-main, DPP percaya bersam Jabar, Banten harus menjadi lumbung suara Golkar,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPP Partai Golkar Roem Kono mengatakan, DPP juga mempercayakan Tatu untuk kembali memimpin Golkar di Banten. Hal itu dikarenakan, Tatu dinilai memiliki prestasi dalam memimpin Partai Golkar di Banten. Berkembangnya daerah- daerah di Banten di mana kader Golkar menjadi kepala daerahnya, dinilai DPP sebagai keberhasilan partai dalam membina kadernya.

“Pembangunan yang luar biasa di Banten. Bahkan, pertumbuhan investasi di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan Kabupaten/Kota di Tangerang itu kan mengalami peningkatan di bawah kepemimpinan kader-kader Golkar,” kata dia.

Lebih jauh Roem berpesan, agar Tatu sebagai Ketua DPD Golkar Banten terpilih, dapat menaikan elektabilitas partai Golkar sebesar 60 persen pada Pilkada serentak 2020.

“Dengan syarat semua Calon Kepala Daerah di Banten berasal dari kader. Mau jadi bupati walikota maupun wakilnya, yang penting dari Golkar,” jelas Roem.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Banten terpilih, Ratu Tatu Chasanah menyampaikan, siap mematuhi seluruh keputusan DPP melalui ketua umumnya, yakni Airlangga Hartarto.

“Saya dapat tugas di Banten, dari Pak Ketua Umum di empat daerah pada pilkada serentak harus menang semua. Mau posisi satu atau dua, yang penting kader Golkar. Saya pun siap untuk melakukannya dan menyusun startegi,” kata Tatu. (*)

Pada tanggal Jum, 21 Feb 2020 16.50, Paksi Turner menulis:
Kapolri Tanam Mangrove di Mauk, Andika: Sejalan dengan Concern Pemprov

MAUK, KABUPATEN TANGERANG – Bersama dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Jumat (21/2), mendampingi Kapolri Jend Pol Idham Aziz di pesisir pantai Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Menurut Andika, yang dilakukan TNI dan Polri tersebut sejalan dengan concern Pemprov Banten selama ini.

“Reboisasi pesisir ini memang concern pemprov sejak lama, mengingat sebagian besar wilayah Banten juga kan daerah pesisir yang masyarakatnya sangat tergantung dengan kondisi baik dari pesisir di mana mereka tinggal,” kata Andika kepada pers usai acara yang juga dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo tersebut.

Andika mengatakan, Provinsi Banten memiliki payung hukum dalam pemberdayaan dan perlindungan masyarakat pesisir terutama para nelayan, dengan telah dimilikinya Perda penyelenggaraan perlindungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.

Kata dia, Perda tersebut menjadi dasar hukum bagi pemerintah Provinsi Banten untuk berperan mewujudkan perlindungan dan pemberdayaan pada masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil yang merupakan kewenangan provinsi sesuai lampiran Y Undang-undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Ia mengatakan, sebagaimana diketahui bersama kewenangan provinsi untuk laut dimulai dari 0 mil sampai 12 mil, dengan panjang garis pantai 499,62 kilometer. Maka luas perairan Provinsi Banten yaitu 11.091.564 kilometer persegi.

“Secara administratif dari 37 kecamatan etrdapat 133 desa pesisir yang sebagian masyarakatnya mencari nafkah bersumber dari laut,” kata Andika.

Sehingga, kata dia, keberadaan Perda tersebut menjadi acuan untuyk provinsi dalam menyusun program yang dibutuhkan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, selain menanam pohon mangrove, dalam kegiatan bertajuk Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Pemberdayan Masyatakat Pesisir itu Polri bersama TNI dan KKP juga menebar benih ikan.

“Seluruh Indonesia secara serentak TNI-Polri dibantu KKP melaksanakan penanaman mangrove sejumlah 360.000 pohon dan penebaran ikan, udang. Jadi kegiatan yang dilakukan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, ini hanya simbolis saja,” kata Idham. (*)

Pada tanggal Sel, 11 Feb 2020 18.14, Paksi Turner menulis:
Golkar se-Jabar & Banten Konsolidasi, Andika: DPD II Ingin Kader Internal

SERPONG – Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I (DKI Jakarta, Jabar dna Banten) DPP Golkar Banten menggelar rapat konsolidasi Pilkada Serentak 2020 di Swissbel Hotel Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (11/2). Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar Andika Hazrumy mengatakan, rapat konsolidasi digelar untuk menyerap aspirasi DPD II Golkar di Jawa Barat dan Banten dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020.

“Aspirasinya DPD II di Jabar dan Banten ingin agar partai mengusung kader internal dalam perhelatan Pilkada Serentak 2020,” kata Andika usai rapat. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung. Turut mendampingi Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I DPP Golkar M Q Iswara.

Dikatakan Andika, DPD II Kabupaten Serang telah memutuskan akan kembali mengusung kader internal yakni incumbent Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang juga adalah Ketua DPD I Golkar Provinsi Banten. Sedangkan DPD II Golkar Kota Cilegon juga telah memutuskan untuk mengusung kadernya yakni Ati Marliati yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota Cilegon.

“Untuk Tangsel dan Pandeglang aspirasinya sama, ingin kader internal, hanya mereka belum memplenokan. DPP menunggu ajuan mereka sampai dengan awal Maret,” papar Andika.

Terkait aspirasi tersebut. kata Andika, sangat sejalan dengan arahan DPP Golkar yang menargetkan agar Golkar memenangi Pilkada di Jabar dan Banten dalam Pilkada serentak 2020 kali ini. “Pak Ketum (Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto) menginginkan agar Jabar dan Banten menjadi lumbung suara partai di Pilkada 2020 ini sebagai landasan bagi kemenangan di Pilpres 2024 mendatang,” imbuhnya.

Allout Menangkan Tatu

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengatakan, keputusan pihaknya untuk mengusung Tatu kembali sudah final, dan sudah diajukan ke DPP melalui DPD I Banten. Menurut Fahmi, Tatu telah berhasil memimpin Kabupaten Serang dalam periode 5 tahun sekarang, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengusung kembali Tatu. “Tentu saja kami akan kawal keputusan ini dan kami bertekad untuk all out memenangkan Bu Tatu kembali,” kata Fahmi.

Fahmi mengatakan, sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Serang di bawah Tatu di antaranya peningkatan rata-rata lama sekolah meningkat dari 6,98 tahun menjadi 7,18 tahun, angka harapan hidup meningkat dari 63,81 tahun menjadi 64,22 tahun, dan pendapatan per kapita masyarakat meningkat dari Rp 10.137.000 menjadi 10.693.000.

Tidak kalah penting, lanjut Fahmi, tentang capaian pembangunan infrastruktur. Pada 2016, jalan kewenangan kabupaten yang rusak mencapai 474,77 kilometer (KM). Melalui program pembangunan jalan beton 100 KM per tahun, pada 2019 telah tuntas jalan beton sepanjang 437,54 KM. Kemudian pada 2020 direncanakan selesai jalan beton sepanjang 540,14 KM.

“Ibu Tatu menargetkan pada tahun 2021, jalan kewenangan kabupaten sepanjang 601,13 akan tuntas dibeton,” ujarnya. (*)

Pada tanggal Sel, 4 Feb 2020 18.07, Paksi Turner menulis:
Hadiri Pelantikan IESPA Banten, Wagub: Sosialisasikan Citra Positif E Sport

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi IESPA (Indonesia E Sport Association) Banten di Kota Serang, Selasa (4/2). Dengan terbentuknya kepengurusan dari organisasi e sport di Banten tersebut, Andika berharap citra e sport di mata masyarakat umum, khususnya para orang tua, menjadi jauh lebih positif.

“PR nya itu. Kalau perlu harus ada semacam forum diskusi dengan MUI, komisi anak, pihak sekolah dan lainnya yang berkepentingan dengan kaitannya anak atau remaja dimana saat ini mereka menggeluti e sport itu jangan terkesan hanya maen games aja kerjanya di mata orang tua,” papar Andika didampingi Ketua Pengprov IESPA Banten Ucu Nur Arif Jauhar usai acara pelantikan.

Hadir pada acara pelantikan Sekretaris FORMI atau Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Banten Ahmad Jazuli, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banten Deden Apriandi dan perwakilan KONI Banten serta Dinas Pariwisata Banten. Adapun para pengurus Pengprov Banten sendiri dilantik langsung oleh Ketua Umum IESPA Eddy Lim.

Menurut Andika, sosialisasi perlu dilakukan agar paraa orang tua dan masyarakat tidak memandang e sport hanya sebatas permainan digital di komputer atau ponsel baik di dalam jaringan maupun luar jaringan, yang menghabiskan waktu serta konsentrasi anak atau remaja yang menggelutinya.

Dengan dilantiknya Pengprov IeSPA Banten ini, kata Andika, dirinya berharap IeSPA Banten dapat mencetak atlet-atlet yang potensial dan dari kolaborasi dengan seluruh stakeholder E-Sports di Provinsi Banten sehingga lahir atlet-atlet muda dan komunitas E-Sports yang mengharumkan nama E-Sports Banten baik di kancah nasional maupun internasional.

Pemerintah Provinsi Banten, kata Andika, berharap seluruh stakeholder E-Sports di Provinsi Banten dapat berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan, program dan kegiatan-kegitan pembinaan serta pengembangan sekaligus mempromosikan E-Sports di masyarakat.

“Kalau bicara industri, menurut data, Indonesia mengantongi pendapatan dari industri game sebesar Rp13 triliun di 2018 lalu. Ini yang menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar ke-16 industri game di dunia,” kata Andika.

Terkait pengembangan atlet-atlet e sport Banten sendiri, kata Andika, bukan tidak mungkin Pemprov Banten membangun sebuah tempat berlatih atau bertanding e sport di sport centre yang kini tengah dibangun.

Sementara itu Ketua Uum IESPA Eddy Lim dalam sambutannya mengatakan, mengatakan, hingga saat ini, perkembangan industri eSports telah memberikan banyak manfaat bagi orang banyak. Salah satunya, menciptakan lapangan pekerjaan baru yang begitu beragam.

“Tak hanya menjadi atlet di industri ini, seseorang juga dapat berperan sebagai organizer, shoutcaster, konten kreator, dan berbagai profesi lain sesuai talenta. Tinggal bagaimana kita berpikir kreatif serta mengasah keahlian agar bisa masuk ke bidang-bidang tersebut,” ujar Eddy