Tangerang Raya

Kapolri Tanam Mangrove di Mauk, Andika: Sejalan dengan Concern Pemprov

MAUK, KABUPATEN TANGERANG – Bersama dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Jumat (21/2), mendampingi Kapolri Jend Pol Idham Aziz di pesisir pantai Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Menurut Andika, yang dilakukan TNI dan Polri tersebut sejalan dengan concern Pemprov Banten selama ini.

“Reboisasi pesisir ini memang concern pemprov sejak lama, mengingat sebagian besar wilayah Banten juga kan daerah pesisir yang masyarakatnya sangat tergantung dengan kondisi baik dari pesisir di mana mereka tinggal,” kata Andika kepada pers usai acara yang juga dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo tersebut.

Andika mengatakan, Provinsi Banten memiliki payung hukum dalam pemberdayaan dan perlindungan masyarakat pesisir terutama para nelayan, dengan telah dimilikinya Perda penyelenggaraan perlindungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.

Kata dia, Perda tersebut menjadi dasar hukum bagi pemerintah Provinsi Banten untuk berperan mewujudkan perlindungan dan pemberdayaan pada masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil yang merupakan kewenangan provinsi sesuai lampiran Y Undang-undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Ia mengatakan, sebagaimana diketahui bersama kewenangan provinsi untuk laut dimulai dari 0 mil sampai 12 mil, dengan panjang garis pantai 499,62 kilometer. Maka luas perairan Provinsi Banten yaitu 11.091.564 kilometer persegi.

“Secara administratif dari 37 kecamatan etrdapat 133 desa pesisir yang sebagian masyarakatnya mencari nafkah bersumber dari laut,” kata Andika.

Sehingga, kata dia, keberadaan Perda tersebut menjadi acuan untuyk provinsi dalam menyusun program yang dibutuhkan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, selain menanam pohon mangrove, dalam kegiatan bertajuk Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Pemberdayan Masyatakat Pesisir itu Polri bersama TNI dan KKP juga menebar benih ikan.

“Seluruh Indonesia secara serentak TNI-Polri dibantu KKP melaksanakan penanaman mangrove sejumlah 360.000 pohon dan penebaran ikan, udang. Jadi kegiatan yang dilakukan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, ini hanya simbolis saja,” kata Idham. (*)

Pada tanggal Sel, 11 Feb 2020 18.14, Paksi Turner menulis:
Golkar se-Jabar & Banten Konsolidasi, Andika: DPD II Ingin Kader Internal

SERPONG – Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I (DKI Jakarta, Jabar dna Banten) DPP Golkar Banten menggelar rapat konsolidasi Pilkada Serentak 2020 di Swissbel Hotel Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (11/2). Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar Andika Hazrumy mengatakan, rapat konsolidasi digelar untuk menyerap aspirasi DPD II Golkar di Jawa Barat dan Banten dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020.

“Aspirasinya DPD II di Jabar dan Banten ingin agar partai mengusung kader internal dalam perhelatan Pilkada Serentak 2020,” kata Andika usai rapat. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung. Turut mendampingi Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I DPP Golkar M Q Iswara.

Dikatakan Andika, DPD II Kabupaten Serang telah memutuskan akan kembali mengusung kader internal yakni incumbent Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang juga adalah Ketua DPD I Golkar Provinsi Banten. Sedangkan DPD II Golkar Kota Cilegon juga telah memutuskan untuk mengusung kadernya yakni Ati Marliati yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota Cilegon.

“Untuk Tangsel dan Pandeglang aspirasinya sama, ingin kader internal, hanya mereka belum memplenokan. DPP menunggu ajuan mereka sampai dengan awal Maret,” papar Andika.

Terkait aspirasi tersebut. kata Andika, sangat sejalan dengan arahan DPP Golkar yang menargetkan agar Golkar memenangi Pilkada di Jabar dan Banten dalam Pilkada serentak 2020 kali ini. “Pak Ketum (Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto) menginginkan agar Jabar dan Banten menjadi lumbung suara partai di Pilkada 2020 ini sebagai landasan bagi kemenangan di Pilpres 2024 mendatang,” imbuhnya.

Allout Menangkan Tatu

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengatakan, keputusan pihaknya untuk mengusung Tatu kembali sudah final, dan sudah diajukan ke DPP melalui DPD I Banten. Menurut Fahmi, Tatu telah berhasil memimpin Kabupaten Serang dalam periode 5 tahun sekarang, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengusung kembali Tatu. “Tentu saja kami akan kawal keputusan ini dan kami bertekad untuk all out memenangkan Bu Tatu kembali,” kata Fahmi.

Fahmi mengatakan, sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Serang di bawah Tatu di antaranya peningkatan rata-rata lama sekolah meningkat dari 6,98 tahun menjadi 7,18 tahun, angka harapan hidup meningkat dari 63,81 tahun menjadi 64,22 tahun, dan pendapatan per kapita masyarakat meningkat dari Rp 10.137.000 menjadi 10.693.000.

Tidak kalah penting, lanjut Fahmi, tentang capaian pembangunan infrastruktur. Pada 2016, jalan kewenangan kabupaten yang rusak mencapai 474,77 kilometer (KM). Melalui program pembangunan jalan beton 100 KM per tahun, pada 2019 telah tuntas jalan beton sepanjang 437,54 KM. Kemudian pada 2020 direncanakan selesai jalan beton sepanjang 540,14 KM.

“Ibu Tatu menargetkan pada tahun 2021, jalan kewenangan kabupaten sepanjang 601,13 akan tuntas dibeton,” ujarnya. (*)

Pada tanggal Sel, 4 Feb 2020 18.07, Paksi Turner menulis:
Hadiri Pelantikan IESPA Banten, Wagub: Sosialisasikan Citra Positif E Sport

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi IESPA (Indonesia E Sport Association) Banten di Kota Serang, Selasa (4/2). Dengan terbentuknya kepengurusan dari organisasi e sport di Banten tersebut, Andika berharap citra e sport di mata masyarakat umum, khususnya para orang tua, menjadi jauh lebih positif.

“PR nya itu. Kalau perlu harus ada semacam forum diskusi dengan MUI, komisi anak, pihak sekolah dan lainnya yang berkepentingan dengan kaitannya anak atau remaja dimana saat ini mereka menggeluti e sport itu jangan terkesan hanya maen games aja kerjanya di mata orang tua,” papar Andika didampingi Ketua Pengprov IESPA Banten Ucu Nur Arif Jauhar usai acara pelantikan.

Hadir pada acara pelantikan Sekretaris FORMI atau Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Banten Ahmad Jazuli, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banten Deden Apriandi dan perwakilan KONI Banten serta Dinas Pariwisata Banten. Adapun para pengurus Pengprov Banten sendiri dilantik langsung oleh Ketua Umum IESPA Eddy Lim.

Menurut Andika, sosialisasi perlu dilakukan agar paraa orang tua dan masyarakat tidak memandang e sport hanya sebatas permainan digital di komputer atau ponsel baik di dalam jaringan maupun luar jaringan, yang menghabiskan waktu serta konsentrasi anak atau remaja yang menggelutinya.

Dengan dilantiknya Pengprov IeSPA Banten ini, kata Andika, dirinya berharap IeSPA Banten dapat mencetak atlet-atlet yang potensial dan dari kolaborasi dengan seluruh stakeholder E-Sports di Provinsi Banten sehingga lahir atlet-atlet muda dan komunitas E-Sports yang mengharumkan nama E-Sports Banten baik di kancah nasional maupun internasional.

Pemerintah Provinsi Banten, kata Andika, berharap seluruh stakeholder E-Sports di Provinsi Banten dapat berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan, program dan kegiatan-kegitan pembinaan serta pengembangan sekaligus mempromosikan E-Sports di masyarakat.

“Kalau bicara industri, menurut data, Indonesia mengantongi pendapatan dari industri game sebesar Rp13 triliun di 2018 lalu. Ini yang menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar ke-16 industri game di dunia,” kata Andika.

Terkait pengembangan atlet-atlet e sport Banten sendiri, kata Andika, bukan tidak mungkin Pemprov Banten membangun sebuah tempat berlatih atau bertanding e sport di sport centre yang kini tengah dibangun.

Sementara itu Ketua Uum IESPA Eddy Lim dalam sambutannya mengatakan, mengatakan, hingga saat ini, perkembangan industri eSports telah memberikan banyak manfaat bagi orang banyak. Salah satunya, menciptakan lapangan pekerjaan baru yang begitu beragam.

“Tak hanya menjadi atlet di industri ini, seseorang juga dapat berperan sebagai organizer, shoutcaster, konten kreator, dan berbagai profesi lain sesuai talenta. Tinggal bagaimana kita berpikir kreatif serta mengasah keahlian agar bisa masuk ke bidang-bidang tersebut,” ujar Eddy