Bupati Sudah Jalin Komunikasi dengan Warga Kabupaten Serang di Papua

0
9

HASTAGNEWS SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku sudah melakukan komunikasi dengan warga Kabupaten Serang yang berada di Wamena, Papua, pasca kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu. Salah satunya diketahui bernama Azhari, asal Kecamatan Ciruas.

Selain itu, Bupati Serang juga sudah meminta bantuan orang Papua bernama Welly untuk membantu proses pemulangan masyarakat Kabupaten Serang. Welly diketahui merupakan teman dekat dari Dandim 0602/Serang.

“Setelah didata, diketahui ada lima orang dewasa dan satu balita warga Kabupaten Serang di sana. Insya Allah, kami maksimal membantu mereka pulang ke kampung halaman secepatnya takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (2/10/2019)

Kata Tatu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang secara kusus pun melakukan koordinasi serta meminta bantuan Tentara Negara Indonesia (TNI) dalam proses pemulangan warga Kabupaten Serang yang tertahan di Bumi Cenderawasih (julukan Papua). Kerja sama dengan TNI pernah dilakukan saat menolong warga Kecamatan Pabuaran, korban trafficking di Kalimantan pada 2018 lalu.

“Bagi warga yang tertahan di Papua, bisa mendatangi markas Kodim atau koramil terdekat, nanti dikoneksikan ke Kodim Serang. Dan ibu siap menanggung biaya semuanya dari uang pribadi,” ucapnya.

Meski demikian, kata dia, yang tertahan di Papua bukan hanya penduduk Kabupaten Serang, tapi ada warga Banten dari kabupaten/kota lain yang juga ingin pulang lantaran was-was dengan kondisi yang terjadi.

Oleh karenanya, Pemkab Serang telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Banten yang juga siap membantu kembali ke Tanah Jawara.

“Bersama-sama kita memulangkan masyarakat Banten yang tertahan di Papua. Nanti setelah pulang dan kembali ke kampung halaman, Pemkab Serang akan memberikan solusi pekerjaan. Apapun itu yang penting pulang dulu,” pungkas wanita nomor satu di Kabupaten Serang tersebut.