Bupati Serang: Pejabat Baru Segera Kerja Maksimal

0
7

HASTAGNEWS SERANG – Demi meningkatkan kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Serang, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melantik 182 pejabat baru.

Mereka ini struktural Esselon II, III, IV, dan Fungsional yang terdiri dari 2 Pejabat pimpinan petingga pratama, 25 pejabat Esselon III A, 24 pejabat Esselon III B, 95 Pejabat Esselon IV A, 25 pejabat IV B, 11 jabatan fungsional di Tenis Indoor Pemkab Serang, Selasa (17/9/2019).

Tatu mengaku Pemkab Serang membutuhkan Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang mampu berkerja keras dan bisa bersinergi dengan masyarakat agar percepatan program Kabupaten Serang bisa terlasana. “Rotasi, mutasi ataupun promosi bagian dari dinamika kebutuhan personil organisasi dan birokrasi,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pelantikan kemarin merupakan kebutuhan OPD agar bisa bekerja secara maksimal dan sesuai kemampuan individu untuk memajukan Kabupaten Serang.

“Apa bila tidak diisi oleh personil yang royal, profesional, dan memiliki potensi, maka hal ini sangat bermasalah secara teknis,” katanya.

Dia berharap, pejabat struktural yang baru dilantik hendaknya mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah yang diberikan.

“Kami meminta agar semua pejabat yang baru maupun yang lama harus berkerja untuk masyarakat dan saya berpesan jangan terlalu lama melakukan penyesuaian dengan di dalam. Tugas berat sudah menanti untuk mengabdi kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Mohamad Ishak Abdul Roup menyampaikan, sekarang bisa dipastikan semua posisi kosong pejabat di lingkup Pemkab Serang sudah terisi. Karena, di kegiatan kemarin ada juga Eselon II hasil open bidding yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). “Jadi sudah tertutupi semua,” ujarnya.

Ishak menambahkan, rotasi dan mutasi dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada. “Semuanya normatif sesuai kompetensi kemudian dibahas di baperjakat. Sudah sesuai semua dan pertimbangan baperjakat (penilai kinerja). Sudah tidak ada kekosongan kecuali eselon II RSUD dr Dradjat Prawiranegara,” tutupnya.(idg)