Bawaslu Kabupaten Serang Launching Website

0
9

HASTAGNEWS SERANG – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang menggelar launching website yakni www.serangkab.bawaslu.go.id.

Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Yadi mengatakan, pihaknya sengaja melaunching website yang ada dalam rangka pemenuhan keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang no 14 tahun 2018 terkait Keterbukaan Informasi Publik.

“Kami berharap dengan kegiatan ini, website Bawaslu Kabupaten Serang bisa menjadi media informasi bagi masyarakat luas dan menyupport tagline bawaslu. Artinya bisa bersama sama dengan masyarakat untuk melakukan pengawasan pemilu,” papar Yadi kepada awak media, Selasa (17/9/2019).

Yadi menceritakan, sebenarnya, keberadaan website www.serangkab.bawaslu.go.id sudah ada jelang Pemilu 2019. Namun dimunculkan sekarang karena ada masukan dari Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Banten, baru dimutakhirkan.

Soal Konten sendiri ia merangkan, kembali mengacu Undang-Undang keterbukaan informasi publik. Jadi terkait dengan informasi kelembaagaan, apa saja yang diwajibkan untuk di informasikan di website, terkait struktur, infomasi yang jadi wewenang bawaslu dalam hal ini pencegahan, pengawasan, dan penindakan.

Juga nanti akan lebih banyak mencoba masukan dari Bawaslu RI terkait Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). “Kami tinggal mendriver dari sana terkait aturan penyelenggaran pemilu. Soalnya kalau tidak pantengan, akan jadi ketinggalan karena perubahannya sangat cepat. KPU pusat saja sudah menayakan terkait PKPU terkait tahapan Pilkada 2020,” terangnya.

Namun diakuinya masih harus ada yang dikaji. Pihak Bawaslu Kabupaten Sendiri sudah melakukan rapat terbatas untuk mengusulkan revisi karena memang ada perbedaan antara Pemilu 2019 dengan tahapan Pilkada 2020.

Terkait Pilkada 2020, Yadi menyatakan sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. “Kita pun sudah mencoba merumuskan program pengawasan Pilkada 2020 nanti agar pelaksanaanya bisa berjalan lancar dan damai. Kami pun dipastikan mendapatkan anggaran yang lumayan besar yaitu Rp 16,7 miliar meski awalnya hanya Rp 10 miliar,” tutupnya.(swi)